TUGAS
KELOMPOK PKN
NAMA KELOMPOK KELAS XII-IPA 1 :
1.
FEBRIKA DIANAYA (12)
2.
HENI SUSILOWATI (16)
3.
RISKA AILIA U (27)
4. VANITY
KURNIA B (32)
1.
Jelaskan
pengertian Ideologi!
Jawab :
Ø Pengertian ideologi
menurut KBBI
Ideologi adalah ide atau gagasan. Kata ideologi
sendiri diciptakan oleh Antoine Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang
segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung),
secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah
filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh
kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama di balik
ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif.
Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide)
yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti
politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi
walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit.
Ø Pengertian Ideologi menurut para ahli
·
Ali Syariati,
mendefinisikan ideologi sebagai keyakinan-keyakinan dan gagasan-gagasan yang
ditaati oleh suatu kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa atau suatu ras
tertentu.
·
Alfian,
menyatakan ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh
dan mendalam ten tang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral
dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi
kehidupan.
·
C.C. Rodee
menegaskan ideologi adalah sekumpulan gagasan yang secara logis berkaitan dan
mengidentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi dan
pelakunya.
·
Destutt de Tracy
mengartikan ideologi sebagai "science of ideas" di mana di dalamnya
ideologi dijabarkan sebagai sejumlah program yang diharapkan membawa perubahan
institusional (lembaga) dalam suatu masyarakat.
·
Descartes, ideologi adalah inti dari
semua pemikiran manusia.
·
Francis Bacon,
ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup. Harold H. Titus, mendefinisikan
ideologi adalah sebagai suatu istilah yang dipergunakan untuk sekelompok
cita-cita. mengenai berbagai macam masalah politik dan ekonomi serta filsafat
sosia serta filsafat sosial yang dilaksanakan bagi suatu rencana sistematis
tentang cita-cita yang dijalankan oleh kelompok atau lapisan masyarakat.
·
Machiavelli, ideologi adalah sistem perlindungan
kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
·
M. Sastraprateja,
ideologi adalah sebagai perangkat gagasan atau pemikiran yang berorientasi pada
tindakan yang diorganisir menjadi suatu sistem yang teratur.
·
Murdiono, ideologi
adalah kompleks pengetahuan dan nilai yang secara keseluruhan menjad landasan
bagi seseorang (masyarakat) untuk memahami jagad raya dan bumi seisinya serta
menentukan sikap dasar untuk mengelolanya.
·
Karl Marx, ideologi
merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam
masyarakat.
·
Kirdi Dipoyuda
mengartikan ideologi sebagai suatu kesatuan gagasan-gagasan dasar yang
sistematis dan menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya baik individual
maupun sosial, termasuk kehidupan negara.
·
Soerjanto Poespowardojo, merumuskan
ideologi sebagai kompleks pengetahuan dan nilai, yang secara keseluruhan
menjadi landasan bagi seseorang (atau masyarakat) untuk memahami jagat ray a
dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya.
·
Thomas H., ideologi
adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan
mengatur rakyatnya.
·
W White, memberikan
pengertian bahwa ideologi adalah soal cita-cita politik atau doktrin (ajaran)
dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat
dibeda-bedakan.
2. Sebutkan lebih dari 20 macam
ideologi!
Jawab :
a.
Ideologi Pancasila
b.
Ideologi Gaulisme
c.
Ideologi Imperialsime
d.
Ideologi Terpimpin
e.
Ideologi Neoliberalisme
f.
Ideologi Demokrasi
g.
Ideologi Liberalisme
h.
Ideologi Pragmatisme
i.
Ideologi Demokrasi Islam
j.
Ideologi Kapitalisme
k.
Ideologi Arnakisme
l.
Ideologi Demokrasi Kristen
m.
Ideologi Individualisme
n.
Ideoogi Zionisme
o.
Ideologi Demokrasi Sosial
p.
Ideologi Sosialisme
q.
Ideologi Nazisme
r.
Ideologi Luxemburgisme
s.
Ideologi Marxisme
t.
Idologi Separatisme
u.
Ideologi Islamisme
v.
Ideologi Leninisme
w.
Ideologi Fasisme
x.
Ideologi Komunitarianisme
y.
Ideologi Komunisme
z.
Ideologi Kolonialisme
aa.
Ideologi Konservatisme
bb. Ideologi
Feminisme
cc.
Ideologi Hedonisme
dd. Ideologi
Maoisme
3.
Jelaskan
secara singkat masing-masing!
Jawab :
a. Pancasila
Pengertian ideologi Pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil
perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok seperti ideologi-ideologi
lain di dunia. Pancasila diambil dari nilai-nilai luhur budaya dan nilai
religius bangsa Indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai ideologi bangsa dan
negara. Dengan demikian, pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia
berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil
ideologi dari negara lain. Pengertian
Ideologi Pancasila adalah kumpulan nilai/norma yang meliputi sila-sila
Pancasila.
Ideologi Pancasila adalah Ideologi terbuka. Artinya, ideologi Pancasila dapat mengikuti perkembangan
yang terjadi pada negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda dengan
Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan karen
ideologi Pancasila memiliki nilai-nilai yang meliputi; nilai dasar, nilai
instrumental, dan nilai praktis. Selain itu, Pancasila bukan merupakan ide baru
atau perenungan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan Pancasila
berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa. Dengan demikian, Pancasila
pada hakikatnya berlaku untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara
keseluruhan. Oleh karena itu, ciri khas Pancasila memiliki kesesuaian dengan
bangsa Indonesia.
Sebagai
suatu ideologi bangsa dan negara, Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat
istiadat, nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam
pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. Dengan kata
lain, unsur-unsur yang merupakan materi Pancasila diangkat dari pandangan hidup
masyarakat Indonesia sendiri. Sebagai contoh, kebiasayaan gotong royong dan
bermusyawarah adalah nilai-nilai luhur budaya bangsa yang terdapat dalam
Pancasila. Pancasila sebagai Ideologi berarti Pancasila dijadikan sebagai
pandangan hidup bagi bangsa Indonesia.
b.
Ideologi Gaullisme
Gaullisme
adalah ideologi politik Perancis yang didasari pada pemikiran dan tindakan
Charles de Gaulle. Tema utama dari kebijakan luar negeri de Gaulle adalah
mengenai kemerdekaan nasional dengan beberapa konsekuensi praktisnya yaitu
dalam beberapa hal oposisi terhadap organisasi internasional seperti NATO atau
Komunitas Ekonomi Eropa
c.
Ideologi Imperialisme
Politik untuk menguasai
(dengan paksaan) seluruh dunia untuk kepentingan diri sendiri yang dibentuk
sebagai imperiumnya. "Menguasai" disini tidak perlu berarti merebut
dengan kekuatan senjata, tetapi dapat dijalankan dengan kekuatan ekonomi,
kultur, agama dan ideologi, asal saja dengan paksaan. Imperium disini tidak
perlu berarti suatu gabungan dari jajahan-jajahan, tetapi dapat berupa
daerah-daerah pengaruh, asal saja untuk kepentingan diri sendiri.
d.
Ideologi
Terpimpin
Sebuah sistem demokrasi dimana seluruh keputusan serta
pemikiran berpusat pada pemimpin Negara
e. Ideologi
Neoliberalisme
Ideologi ini baru dikenal pada tahun 2000an.
Inti dari aliran ini adalah untuk menciptakan kembali kebebasan individu yang
dikaitkan dengan terjadinya pasar bebas di dunia internasional. Didalam
ideologi ini tercipta kekuatan ekonomi yang menjadi tolok ukur kekuatan politik.
f. Ideologi
Demokrasi
Tujuan awal dari
ideologi ini adalah untuk mengembalikan kekuasaan kepada masyarakat, dimana
dalam sistem ini, terjadi keseimbangan peran negara hanya sebagai pelaksana
administrasi pemerintahan. Sementara, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan
rakyat.
g. Ideologi
Liberalisme
Faham ini mengajarkan
kebebasan mutlak pada setiap individu. Kebebasan ini didasarkan keyakinan bahwa
semua manusia pada dasarnya adalah baik. Konservatisme Ideologi ini mengajarkan tentang manusia yang harus
selalu memelihara kondisi yang sudah ada serta menciptakan kestabilan. Hal ini
didasarkan pada pemikiran bahwa tidak selamanya sebuah perubahan akan membawa
kebaikan.
h. Ideologi Pragmatisme
Ideolgia yang jaran-ajarannya tidak
dirumuskan secara sistematis dan terinci, namun dirumuskan secara umum hanya
prinsip-prinsipnya, dan ideology itu disosialisasikan secara fungsional melalui
kehidupan keluarga, system pendidikan, system ekonomi, kehidupan agama dan
system politik, serta pelaksanaannya tidak diawasi oleh aparat partai atau
aparat pemerinyah melainkan dengan pengaturan pelembagaan (internalization).
i.
Ideologi Demokrasi
Islam
Demokrasi
Islam adalah ideologi politik yang bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip
agama Islam ke dalam kebijakan publik. Ideologi ini muncul pada awal perjuangan
pembebasan atas daerah di mandat Britania atas Palestina kemudian menyebar akan
tetapi di sejumlah negara-negara dalam pratiknya telah mencair dengan gerakan
sekularisasi.
j.
Ideologi Kapitalisme
Ideolologi sangat
kental dengan pengaruh pemikiran ekonomi, dimana dalam kapitalisme memiliki
inti pemikiran bahwa individu berhak untuk mendapatkan hak dalam bidang
perekonomian. Negara tidak boleh terlibat dalam semua aktivitas perekonomian
yang dilakukan individu.
k. Ideologi Anarkisme
Anarkisme
yaitu suatu paham yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan,
dengan kekuasaannya adalah lembaga-lembaga yang menumbuhsuburkan penindasan
terhadap kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya
harus dihilangkan/dihancurkan. Secara spesifik pada sektor ekonomi, politik,
dan administratif, Anarki berarti koordinasi dan pengelolaan, tanpa aturan
birokrasi yang didefinisikan secara luas sebagai pihak yang superior dalam
wilayah ekonomi, politik dan administratif (baik pada ranah publik maupun
privat).
l.
Ideologi Demokrasi
Kristen
Demokrasi
Kristen adalah ideologi politik yang bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip
agama Kristen ke dalam kebijakan publik. Ideologi ini muncul pada awal abad kesembilanbelas
di Eropa, pengaruh di Eropa dan Amerika Latin akan tetapi dalam pratiknya di
sejumlah negara-negara telah mencair dengan gerakan sekularisasi.
m. Ideologi
Individualisme
Satu paham
yang menerangkan bahwa seseorang yang mementingkan haknya pribadi tanpa
memperhatikan orang lain. Individualisme ini juga menjelaskan bagaimana
seseorang hidup tanpa adanya sosialisasi dengan orang lain.
n. Ideologi Zionisme
Gerakan nasional orang Yahudi dan budaya
Yahudi yang mendukung terciptanya sebuah tanah air Yahudi di
wilayah yang didefinisikan sebagai Tanah Israel.
o.
Ideologi Demokrasi
Sosial
Demokrasi
Sosial adalah sebuah paham politik yang sering disebut sebagai kiri atau kiri
moderat yang muncul pada akhir abad ke-19 berasal dari gerakan sosialisme
p. Ideologi
Sosialisme
Konsep sosialisme ini
adalah menciptakan kebersamaan dan adanya kesetaraan pada setiap orang. Dalam
ideologi ini diajarkan bahwa semua manusia harus saling membantu, karena
manusia tidak bisa hidup sendiri.
q. Ideologi Nazisme
Nazisme, atau secara resmi Nasional
Sosialisme (Jerman: Nationalsozialismus), merujuk pada sebuah ideologi
totalitarian Partai Nazi (Partai Pekerja Nasional-Sosialis Jerman, Jerman:
Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei atau NSDAP) di bawah kepemimpinan
Adolf Hitler. Kata Nazi jadi merupakan singkatan Nasional Sosialisme atau
Nationalsozialismus di bahasa Jerman. Sampai hari ini orang-orang yang
berhaluan ekstrim kanan dan rasisme sering disebut sebagai Neonazi (neo =
"baru" dalam bahasa Yunani).
r. Ideologi Luxemburgisme
Luxemburgisme (juga ditulis Luxembourgisme)
adalah paham teori Marxis dan komunisme secara spesifik revolusioner
berdasarkan tulisan-tulisan dari Rosa Luxemburg, Menurut MK Dziewanowski
terjadi penyimpangan dari tradisional Leninisme, keterpengaruhan dari
Trotskyisme Bolshevik yang kemudian diadopsi oleh pengikutnya sendiri.
Luxemburgisme merupakan upaya melakukan tafsir atas ajaran Marxisme yang
berpengaruh terhadap revolusi Rusia, Rosa Luxemburg temasuk pihak yang mengkritik
ajaran politik dari Lenin dan Trotsky, dengan konsep "sentralisme
demokratis" sebagai demokrasi.
s. Ideologi
Marxisme
Komunisme
atau Marxisme
adalah ideologi dasar yang umumnya digunakan oleh partai
komunis di seluruh dunia. sedangkan komunis internasional
merupakan racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin
sehingga dapat pula disebut "Marxisme-Leninisme".
t.
Ideologi
Separatisme
Suatu
gerakan untuk mendapatkan kedaulatan
dan memisahkan suatu wilayah atau kelompok manusia (biasanya kelompok dengan
kesadaran nasional yang tajam) dari satu sama lain (atau suatu negara lain).
Istilah ini biasanya tidak diterima para kelompok separatis sendiri karena mereka menganggapnya kasar, dan memilih
istilah yang lebih netral seperti determinasi
diri.
u.
Ideologi
Islamisme
Islamisme adalah sebuah paham yang pertama
kali dicetuskan oleh Jamal-al-Din Afghani atau Sayyid Muhammad bin Safdar
al-Husayn (1838 - 1897), umumnya dikenal sebagai Sayyid Jamal-Al-Din
Al-Afghani, atau Al-Jamal Asadābādī-Din sebagai paham politik alternatif dalam
menyatukan negara-negara termasuk di daerah Mandat Britania atas Palestina yang
mempunyai akar budaya dan tradisi yang berbeda dengan budaya dan tradisi Arab
dalam tulisan di majalah al-'Urwat al-Wuthqa, kemudian dikembangkan dan dikenal
pula sebagai Pan Islamisme.
v.
Ideologi Leninisme
Leninisme
merupakan varian yang dominan dari Marxisme yang selanjutnya menjadi ideologi
resmi demokrasi Soviet
(melalui dewan pekerja) di Republik Sosialis
Federasi Soviet Rusia sebelum melebur ke dalam Uni
Soviet pada tahun 1922.
Sebagai istilah ilmu politik, Leninisme mulai digunakan secara umum pada
tahun 1922,
hanya beberapa saat setelah Lenin terserang stroke
yang membuatnya tidak lagi aktif berpartisipasi dalam Partai Komunis
Rusia. Dua tahun kemudian, tepatnya pada Kongres V Komintern,
Juli
1924,
Grigory Zinoviev
mempopulerkan penggunaan istilah Leninisme.
w. Ideologi
Fasisme
Ajaran ini lahir di
Italia dipelopori oleh Mousolinni. Dalam ideologi ini dikenal sebuah semboyan
yang dipegang teguh, yaitu Crediere, Obediere, Combattere atau Yakinlah,
Tunduklah, Berjuanglah. Dalam ideologi ini, peran negara demikian mutlak karena
negara diyakini sangat diperlukan dalam upaya menciptakan tatanan kehidupan
dalam masyarakat.
x. Ideologi Komunitarianisme
Sebuah kelompok yang terkait, namun
berbeda filsafatnya, mulai muncul pada akhir abad ke-20, menentang
aspek-aspek dari liberalisme, kapitalisme dan sosialisme sementara
menganjurkan fenomena seperti masyarakat sipil.
Komunitarianisme tidak dengan sendirinya memushi liberalisme in dalam
pengertian katanya di Amerika saat ini, namun penekanannya berbeda. Paham ini
mengalihkan pusat perhatian kepada komunitas dan masyarakat serta menjauhi
individu. Masalah prioritas, entah pada individu atau komunitas seringkali
dampaknya paling terasa dalam masalah-masalah etis yang paling mendesak,
seperti misalnya pemeliharaan
kesehatan,
aborsi, multikulturalisme, dan hasutan.
y.
Ideologi Komunisme
Ajaran ini dipelopori
oleh negara Uni Sovyet yang dikuasai Partai Bolshevik. Partai ini didirikan
oleh Lenin. Dimana dalam ideologi ini semua manusia adalah sama serta tidak ada
hak pribadi, mengingat semua faktor ekonomi dan produksi dikuasai oleh Negara Marxisme.
Ajaran ini
dikemukakan oleh Karl Marx (1818-1883) dan Frederich Engel (1820-1895). Dalam
ajarannya, mereka mengajarkan tentang dasar-dasar komunisme yang dikenal pada
saat ini. Dalam konsep ini, ajaran yang mendominasi adalah pemikiran tentang
konsep ekonomi dan materialisme.
z. Ideologi Kolonialisme
Pengembangan kekuasaan sebuah negara
atas wilayah dan manusia di luar batas negaranya, seringkali untuk mencari
dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja, dan pasar wilayah tersebut.
Istilah ini juga menunjuk kepada suatu himpunan keyakinan yang digunakan untuk
melegitimasikan atau mempromosikan sistem ini, terutama kepercayaan bahwa moral dari pengkoloni
lebih hebat ketimbang yang dikolonikan.
aa.
Ideologi Konservatisme
Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang
mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa
Latin, conservāre, melestarikan; "menjaga, memelihara, mengamalkan".
Karena berbagai budaya memiliki nilai-nilai yang mapan dan berbeda-beda, kaum
konservatif di berbagai kebudayaan mempunyai tujuan yang berbeda-beda pula.
Sebagian pihak konservatif berusaha melestarikan status quo, sementara yang
lainnya berusaha kembali kepada nilai-nilai dari zaman yang lampau.
bb.
Ideologi Feminisme
Ideologi ini
bertujuan untuk menciptakan persamaan hak antara pria dan wanita. Cara yang
ditempuh adalah dengan melakukan pemerataan dan kesederajatan dari setiap
gender.
cc. Ideologi Hedonisme
Pandangan hidup yang menganggap bahwa
orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan
sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme
merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan
tujuan hidup dan tindakan manusia.
Terdapat tiga sekolah pemikiran dalam hedonis yakni Cyrenaics, Epikureanisme, dan Utilitarianisme.
dd.
Ideologi Maoisme
Maoisme atau Pemikiran Mao
Zedong adalah varian dari Marxisme-Leninisme berasal dari ajaran-ajaran
pemimpin komunis Cina Mao Zedong (Wade-Giles Romanization: "Mao
Tse-tung"). Pemikiran Mao Zedong lebih disukai oleh Partai Komunis Cina
(PKT) dan istilah Maoisme tidak pernah dipergunakan dalam terbitan-terbitan
bahasa Inggrisnya kecuali dalam penggunaan peyoratif. Demikian pula,
kelompok-kelompok Maois di luar Cina biasanya menyebut diri mereka
Marxis-Leninis dan bukan Maois. Ini mencerminkan pandangan Mao bahwa ia tidak
mengubah, melainkan hanya mengembangkan Marxisme-Leninisme. Namun demikian,
beberapa kelompok Maois, percaya bahwa teori-teori Mao telah memberikan
tambahan berarti kepada dasar-dasar kanon Marxis, dan karena itu menyebut diri
mereka "Marxis-Leninis-Maois" (MLM) atau "Maois" saja.
4. Sebutkan 5 ciri-ciri Ideologi
terbuka dan tertutup!
Jawab
:
- Ideologi Terbuka
- Merupakan cita-cita yang sudah
hidup dalam masyarakat.
- Berupa nilai-nilai dan
cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
- Hasil musyawarah dan konsensus
masyarakat.
- Bersifat dinamis dan reformis.
- Ciri khas ideologi terbuka
adalah cita-cita dasar yang ingin diwujudkan masyarakat bukan berasal dar
luar masyarakat atau dipaksakan dari elit penguasa tertentu.
- Terbuka kepada perubahan-perubahan
yang datang dari luar, tetapi memiliki kebebasan dan integritas untuk
menentukan manakah nilai-nilai dari luar yang mempengaruhi dan mengubah
nilai-nilai dasar yang selama ini sudah ada dan manakah yang tidak boleh
berubah.
- Ideologi Tertutup
- Kebenaran suatu ideologi
tertutup tidak boleh dipermasalahkan berdasarkan nilai – nilai atau
prinsip – prinsip moral yang lain.
- Isinya dogmatis dan apriori
sehingga tidak dapat diubah atau dimodifikasi berdasarkan pengalaman
sosial.
- Ideologi tertutup tidak mengakui
hak masing – masing orang untuk memiliki keyakinan dan pertimbangannya
sendiri.
- Ideologi tertutup menuntut
ketaatan tanpa keengganan.
- Tidak bersumber dari masyarakat
, melainkan dari pikiran elit yang harus dipropagandakan kepada
masyarakat.
- Bersifat otoriter dan
dijalankan dengan cara yang totaliter.
5.
Berikan
contoh dari Ideologi terbuka dan tertutup!
Jawab :
·
Ideologi Terbuka :
-Ideologi Pancasila
-Ideologi Demokratisme
-Ideologi Sosialisme
-Ideologi Liberalisme
-Ideologi Kapitalisme
·
Ideologi Tertutup :
-Ideologi
Komunisme
-Ideologi
Fasisme
-Ideologi
Gaulisme
-Ideologi
Nazisme
6.
Jelaskan
atau sebutkan 10 fungsi Pancasila!
Jawab :
1. Pancasila Sebagai
Dasar Negara
2. Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.
3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
2. Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.
3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
4. Pancasila sebagai
Jiwa Bangsa Indonesia.
5. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.
5. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.
6. Pancasila sebagai
Perjanjian
7. Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber tertib hukum
7. Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber tertib hukum
8. Pancasila sebagai
Cita-cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia.
9. Pancasila sebagai
Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa Indonesia.
10. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup
10. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup
7.
Jelaskan
masing-masing fungsi Pancasila!
Jawab :
a)
Pancasila Sebagai Dasar Negara
Dasar negara merupakan
alas atau fundamen yang menjadi pijakan dan mampu memberikan kekuatan kepada
berdirinya sebuah negara. Negara Indonesia dibangun juga berdasarkan pada suatu
landasan atau pijakan yaitu Pancasila. Pancasila, dalam fungsinya sebagai dasar
negara, merupakan sumber kaidah hukum yang mengatur negara Republik Indonesia,
termasuk di dalamnya seluruh unsur-unsurnya yakni pemerintah, wilayah dan
rakyat. Pancasila dalam kedudukannya seperti inilah yang merupakan dasar
pijakan penyelenggaraan negara dan seluruh kehidupan negara Republik Indonesia.
b)
Pancasila sebagai ideologi Bangsa
Indonesia.
Ideoligi berasal dari
kata “Idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita – cita dan
logos yang berarti ilmu jadi Ideologi dapat diartikan adalah Ilmu pengeertian –
pengertian dasar. Dengan demikian Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dimana pada
hakekatnya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran Bangsa Indonesia.
Pancasila di angkat atau di ambil dari nilai-nilai adat-istiadat yang terdapat
dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia, dengan kata lain pancasila
merupakan bahan yang di angkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia.
c)
Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Indonesia
Yaitu yang dijadikan
pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin
dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam).
d)
Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia.
Menurut Von Savigny
bahwa setiap bangsa punya jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist, artinya
Jiwa Rakyat atau Jiwa Bangsa. Pancasila sebagai jiwa Bangsa lahir bersamaan
dengan adanya Bangsa Indonesia yaitu pada jaman dahulu kala pada masa kejayaan
nasional. Hal ini sesuai dengan apa yang telah dikemukakan oleh Prof. Mr. A.G.
Pringgodigdo dalam tulisann beliau dalam Pancasila, yang menyatakan bahwa
Pancasila itu sendiri telah ada sejak adanya Bangsa Indonesia.
e)
Pancasila sebagai kepribadian bangsa
Indonesia
Artinya Pancasila lahir
bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia
dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan
bangsa lain.
f)
Pancasila sebagai Perjanjian Luhur
Artinya Pancasila telah
disepakati secara nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui
sidang PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia).
g)
Pancasila sebagai Sumber dari segala
sumber tertib hukum
Artinya; bahwa segala
peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan
Pancasila atau tidak bertentangan dengan Pancasila.
h)
Pancasila sebagai Cita-cita dan tujuan
yang akan dicapai bangsa Indonesia.
Yaitu masyarakat adil
dan makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.
i)
Pancasila sebagai Falsafah Hidup yang
Mempersatukan Bangsa Indonesia.
Pancasila merupakan
sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Karena Pancasila adalah
palsafah hidup dan kepribadian Bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan
norma-norma yang oleh Bangsa Indonesia diyakini paling benar, adil, bijaksana
dan tepat bagi Bangsa Indonesia untuk mempersatukan Rakyat Indonesia.
j)
Pancasila Sebagai Pandangan Hidup
Setiap manusia di dunia
pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup adalah suatu wawasan
menyeluruh terhadap kehidupan yang terdiri dari kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur.
Pandangan hidup berfungsi sebagai pedoman untuk mengatur hubungan manusia
dengan sesama, lingkungan dan mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya.
8.
Jelaskan
tentang Pancasila Krama!
Jawab :
Pancasila merupakan sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa Indonesia.
Karena Pancasila adalah palsafah hidup dan kepribadian Bangsa Indonesia yang
mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang oleh Bangsa Indonesia diyakini
paling benar, adil, bijaksana dan tepat bagi Bangsa Indonesia untuk
mempersatukan Rakyat Indonesia.
Dalam buku Nagarakertagama terdapat
ketentuan bagi raja yang berbunyi yatnag gegwani pancasyiila
kertasangkarbehisekaka krama, yang artinya raja menjalankan dengan setia kelima
pantangan (Pancasila), begitupula upacara-upacara ibadat dan penobatan-penobatan.
Kemudian, dalam buku Sutasoma dikenal istilah Pancasila Krama
. Pancasila Krama itu merupakan lima dasar tingkah laku atau perintah
kesusuilaan yang lima atau sering disingkat Ma Limo, yakni :
a. Dilarang mateni (membunuh)
b. Dilarang maling (mencuri)
c. Dilarang madon (berzina)
d. Dilarang mabok (minum-minuman keras)
e. Dilarang main (berjudi)
Pada masa itu
orang–orang harus berpegang pada lima aturan kesusilaan tersebut. Iika
mencoba-coba melanggarya, akan mendapatkan sanksi, baik sangsi sosial(yang dilakukan
oleh masyarakat sendiri), maupun sanksi hukum (yang dilakukan oleh negara).
Dengan
demikian, pengertian Pancasila waktu itu adalah merupakan lima dasar tingkah
laku atau lima perintah kesusilaan.
9. Jelaskan sejarah perumusan
Pancasila mulai sidang BPUPKI sampai siding PPKI dalam pengesahan UUD 1945 (tri
sila, eka sila, menurut Soekarno)!
Jawab
:
PENGESAHAN PANCASILA DAN UUD 1945
Proses perumusan pancasila dan UUD 1945
Pada tanggal 17 september 1944, Perdana Menteri Jepang
Koiso mengemukakan akan memberi kemerdekaan kepada bangsa indonesia, maka
tanggal 1 maret 1945 pemerintah militer jepang mengumumkan dalam waktu dekat
akan dibentuk badan yang bertugas menyelidiki dan menyiapkan hal-hal yang
berhubungan dengan kemerdekaan tersebut. pada tanggal 29 april 1945 dibentuklah
suatu badan yang diberi nama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan
Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zunbi Choosakai dengan ketua Dr.K.R.T.
Radjiman Wediodiningrat, tanggal 28 mei 1945 BPUPKI dilantik oleh Saiko Syikikan
pemerintah militer jepang yang dihadiri Jenderal Itagaki, Panglima Tentara VII
bermarkas di Singapura, dan Letjen Nagaki, Panglima XVI di jawa dan diadakan
pula pengibaran bendera kebangsaan jepang hinomaru oleh Mr.a.g.pringgodigdo dan
bendera sang merah putih oleh Toyohiku Masuda.
Masa
Persidangan Pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945)
Setelah terbentuk
BPUPKI segera mengadakan persidangan. Masa persidangan pertama BPUPKI dimulai
pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945. Pada masa persidangan ini,
BPUPKI membahas rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Pada persidangan
dikemukakan berbagai pendapat tentang dasar negara yang akan dipakai Indonesia
merdeka. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mr. Mohammad Yamin, Mr. Supomo, dan
Ir. Sukarno.
Masa
Persidangan Kedua (10–16 Juli 1945)
Masa persidangan
pertama BPUPKI berakhir, tetapi rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka
belum terbentuk. Padahal, BPUPKI akan reses (istirahat) satu bulan penuh. Untuk
itu, BPUPKI membentuk panitia perumus dasar negara yang beranggotakan sembilan
orang sehingga disebut Panitia Sembilan. Tugas Panitia Sembilan adalah
menampung berbagai aspirasi tentang pembentukan dasar negara Indonesia merdeka.
Anggota Panitia Sembilan terdiri atas Ir. Sukarno (ketua), Abdulkahar Muzakir,
Drs. Moh. Hatta, K.H. Abdul Wachid Hasyim, Mr. Moh. Yamin, H. Agus Salim, Ahmad
Subarjo, Abikusno Cokrosuryo, dan A. A. Maramis. Panitia Sembilan bekerja
cerdas sehingga pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil merumuskan dasar negara
untuk Indonesia merdeka. Rumusan itu oleh Mr. Moh.
Yamin diberi nama Piagam
Jakarta atau Jakarta Charter.
Pada tanggal 10 sampai
dengan 16 Juli 1945, BPUPKI mengadakan sidang kedua. Pada masa persidangan ini,
BPUPKI membahas rancangan undang-undang dasar. Untuk itu, dibentuk Panitia
Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai Ir. Sukarno. Panitia tersebut juga
membentuk kelompok kecil yang beranggotakan tujuh orang yang khusus merumuskan
rancangan UUD. Kelompok kecil ini diketuai Mr. Supomo dengan anggota
Wongsonegoro, Ahmad Subarjo, Singgih, H. Agus Salim, dan Sukiman. Hasil
kerjanya kemudian disempurnakan kebahasaannya oleh Panitia Penghalus Bahasa
yang terdiri atas Husein Jayadiningrat, H. Agus Salim, dan Mr. Supomo. Ir.
Sukarno melaporkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang pada sidang
BPUPKI tanggal 14 Juli 1945. Pada laporannya disebutkan tiga hal pokok, yaitu
pernyataan Indonesia merdeka, pembukaan undang-undang dasar, dan undang-undang
dasar (batang tubuh). Pada tanggal 15 dan 16 Juli 1945 diadakan sidang untuk
menyusun UUD berdasarkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang Dasar.
Pada tanggal 17 Juli 1945 dilaporkan hasil kerja penyusunan UUD. Laporan
diterima sidang pleno BPUPKI
PENGESAHAN PEMBUKAAN
DAN BATANG TUBUH UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA – 18 AGUSTUS
1945
Proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia, pada tanggal 17
Agustus 1945, telah mewujudkan Negara
Republik Indonesia.
Dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia,
dalam sidang selanjutnya, pada tanggal 18
Agustus 1945, telah menyempurnakan dan mengesahkan rancangan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia,
atau yang kemudian dikenal sebagai Undang-Undang
Dasar Negara Indonesia Tahun 1945, atau secara singkat disebut sebagai : Undang-Undang Dasar 1945..
Beberapa penyempurnaan
yang dilakukan dalam pengesahan Undang-Undang
Dasar Negara tersebut, yang sebelumnya merupakan Rancangan Pembukaan yang termuat di dalam Piagam Jakarta, sebagai hasil kesepakatan yang telah diterima oleh
sidang BPUPKI pada sidang
ke dua-nya sebelum masa Proklamasi
Kemerdekaan, yang isi penyempurnaannya antara lain :
- Dalam Rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar
Negara Indonesia pada Alinea ke-4, yang memuat sebutan : “Allah“, kemudian dirubah menjadi
“ Tuhan “, sesuai dengan
permintaan anggota utusan dari
Bali, Mr. I Gusti Ktut
Pudja ( Naskah k. 406 )
- Penggunaan “ Hukum Dasar ”, digantikan
dengan “ Undang-Undang Dasar ”.
- Dan pada kalimat “…. berdasarkan kepada : ke-Tuhanan,
dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya,
menurut dasar kemanusiaan….”, dirubah menjadi “.. berdasarkan : ke-Tuhan-an Yang Maha
Esa, kemanusiaan ….. “
Dan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia tahun
1945 tersebut, setelah penyempurnaan tersebut kemudian disahkan
dan diresmikan secara resmi pada sidang PPKI
tanggal 18 Agustus 1945, setelah
Negara Republik Indonesia
terwujud pada tanggal 17 Agustus
1945 dalam pernyataan Proklamasi
Bangsa Indonesia.
Di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Indonesia tahun 1945 tersebut, terkandung 4 alinea-alinea yang berintikan pernyataan kebulatan tekad Bangsa Indonesia dalam menentukan perjuangan dan nasib Bangsa Indonesia
pada masa selanjutnya, dan berperan serta dalam perdamaian dunia yang menentang
bentuk-bentuk pejajahan ataupun kolonialisme di muka bumi ini.
Dan pada Alinea yang ke – 4, dinyatakan pula
rangkaian susunan Dasar Negara
Indonesia, yakni Pancasila,
dengan susunan sebagai berikut :
- Ketuhanan Yang
Maha Esa
- Kemanusiaan yang
adil dan beradab
- Persatuan
Indonesia
- Kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan
- Keadilan Sosial
bagi seluruh Rakyat Indonesia
Dan susunan serta
urutan Pancasila tersebutlah , yang sah dan benar yang kemudian menjadi Dasar Negara Republik Indonesia, yang
mempunyai kedudukan konstitusional, serta telah disepakati oleh Bangsa Indonesia dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia,
sebagai Komite Nasional , yang
merupakan perwakilan dari seluruh bangsa Indonesia.
Dengan demikian,
perjalanan sejarah perjuangan Bangsa
Indonesia, tidak berhenti hingga masa tersebut. Demikian pula
dalam menerapkan serta melandaskan Dasar
Negara Indonesia, Pancasila,
dalam peri kehidupan Bangsa Indonesia
pada masa selanjutnya.
B. PROSES PERUMUSAN DAN PENGSAHAN PANCASILA,
UUD 1945
1) Sidang BPUPKI pertama
Sidang BPUPKI pertama dilaksanakan empat hari
berturut-turut, yang tampil berpidato untuk menyampaikan usulannya antara lain
:
·
Mohammad Yamin (29 Mei
1945)
Dalam pidatonya Muh. Yamin mengusulkan
calon rumusan dasar Negara Indonesia sebagai berikut : 1. Peri kebangsaan, 2.
Peri kemanusiaan, 3. Peri ketuhanan, 4. Peri kerakyatan (A. permusyawaratan, B.
perwakilan, C. Kebijaksanaan) 5. Kesejahteraan rakyat (keadilan sosial).
·
Prof. Dr. Soepomo ( 31
Mei 1945)
Beliau mengemukaan teori-teori Negara sebagai berikut
: 1. Teori Negara perseorangan (individualis) yaitu paham yang menyatakan bahwa
Negara adalah masyarakat hukum yang disusun, atas kontrak antara seluruh
individu(paham yang banyak terdapat di eropa dan amerika) 2. Paham Negara kelas
(class theory) teori yang diajarkan oleh Marx, Engels dan lenn yang mengatakan
bahwa Negara adalah alat dari suatu golongan (suatu klasse) untuk menindas
klasse lain 3. Paham Negara integralistik, yang diajarkan oleh Spinoza, Adam
Muler, Hegel. Menurut paham ini Negara buknla unuk mejamin perseorangan atau
golongan akan tetapi menjamin kepentingan masyrakat seluruhnya sebagi suatu
persatuan
·
Ir. Soekarno (1 Juni
1945)
Usulan dasar Negara oleh Ir. Soekarno di sampaikan
dalam bentuk lisan. Beliau mengusulkan dasar Negara yang terdiri atas lima
prinsip yang beliau beri nama pacasila atas saran teman beliau. Dan rumusannya
sebagai berikut : 1. Nasionalisme (kebangsan Indonesia) 2. Internasionalisme
(peri kemanusiaan) 3. Mufakat (demokrasi) 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan
yang maha Esa (ketuhanan yang berkeudayaan). Kemudian menurut beliau pancasila
tersebut dapat diperas menjadi Trisila yang meliputi : 1. Sosio nasionalisme 2.
Sosio demokrasi 3. Ketuhanan. Lalu beliau juga mengusulkan jika terlalu panjang
dapat diperas lagi menjadi eka sila yang intinya adalah gotong-royong.
2) Piagam Jakarta (22 juni 1945)
Pada
tanggal 22 juni 1945 sembilan tokoh yang terdiri dari : Ir. Soekarno, Wachid
Hasyim, Mr Muh. Yamin, Mr Maramis, Drs. Moh. Hatta, Mr. Soebardjo, Kyai Abdul
Kahar Moezakir, Abikoesno Tjokrosoejoso, dan Haji Agus Salim yang juga tokoh
Dokuriti Zyunbi Tioosakay mengadakan pertemuan untuk membahs pidto serta usul-usul
mengenai dasar Negara yang telah dikemukakan dalam sidang Badan Penyelidik.
Sembilan tokoh tersebut dikenal dengan “Panitia Sembilan” setelah mengadakan
siding berhasil menyusun sebuah naskah piagam yag dikenal denga “Piagam
Jakarta”.
Adapun rumusan pancasila yang termuat dalam
Piagam Jakarta antara lain :
·
Ketuhanan dengan
kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya
·
Kemanusiaan yang adil
dan beradab
·
Persatuan Indonesia
· Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan
dalam permusyawaratan perwakilan
· Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
indonesia
3) Sidang BPUPKI ke-2 (10-16 juli1945)
Ada tambahan 6 anggota pada siding BPUPKI kedua ini.
Selain itu Ir Soekarno juga melaporkan hasil pertemuan panitia Sembilan yang
telah mencapai suatu hasil yang baik yaitu suatu modus atau persetujuan antara
golongan Islam dengan golongan kebangsaan. Peretujuan tersebut tertuang dalam
suatu rancangan Pembukaan hukum dasar, rancangan preambul Hukum dasar yang
dipermaklumkan oleh panitia kecil Badan Penyelidik dalam rapat BPUPKI kedua
tanggal 10 juli 1945. Panitia kecil badan penyelidik menyetujui
sebulat-bulatnya rancangan preambule yang disusun oleh panitia Sembilan
tersebut.
Keputusan-kepuusan lain yaitu membentuk panitia
perancangan Undang-Undang Dasar yang diketuai oleh Ir. Soekarno, membentuk
panitia ekonomi dan keuangan yang diketuai oleh Drs. Moh. Hatta, dan juga
membentuk panitia pembelaan tanah air diketuai oleh Abikusno Tjokrosoejoso. Dan
pada tanggal 14 Juli Badan Penyelidik bersidang lagi dan Panitia Perancanga
Undang-Undang dasar yang diusulkan terdiri atas 3 bagian, yaitu: 1. Pernyataan
Indonesia merdeka, yang berupa dakwaan di muka dunia atas penjajahan Belanda 2.
Pembukaan yang didalamnya terkandung dasar Negara Pancasila dan 3. Pasal-pasal
UUD (Pringgodigdo, 1979: 169-170)
4) Sidang PPKI pertama (18 Agustus 1945)
Sebelum sidang resmi dimulai dilakukan pertemuan untuk
membahas beberapa perubahan yang berkaitan dengan rancangan naskah pembukan UUD
1945 yang pada saat itu disebut piagam Jakarta, terutama yang menyangkut sila
pertama pancasila.
Dan sidang yang dihadiri 27 orang ini menghasilkan
keputusan-keputusan sebagai berikut:
·
Mengesahkan UUD 1945
yang meliputi : 1. Setelah melakukan beberapa perubahan pada piagam Jakarta
sehingga dihasilkan pembukaan Undang-undang Dasar 1945 2. Menetapkan rancangan
Hukum Dasar yang telah diterima dari Badan Penyelidik pada tanggal 17 Juli
1945, setelah mengalami beberapa perubahan karena berkaitan dengan perubahan
piagam Jakarta, kemudian menjadi Undang-Undang Dasar 1945
·
Memilih Presiden (Ir.
Soekarno) dan wakil presiden (Drs. Moh. Hatta)
·
Menetapkan berdirinya
Komite Nasional Indonesia Pusat sebagai musyawarah darurat.
PENGESAHAN PEMBUKAAN UUD, DASAR
NEGARA, DAN UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESI 1945
Pada awal bulan agustus 1945,
BPUPKI dibubarkan, sebagai penggantinya dibentuklah PPKI pada tanggal 7
Agustus 1945. Adapun anggota dan pimpinan PPKI adalah :
1. Ir. Soekarno
2. Drs. Moh. Hatta
3. Dr. Ramijin Wediodinigrat
4. Mr. soepomo
5. Pangeran Purboyo
6. K.H. Wahid Hasjim
7. Dr. Mohamad Hamid
10. Buatlah soal dari materi diatas!
Jawab
:
1. Pernyataan yang bukan merupakan pelaksanaan
lima kesusilaan (Pancasila Krama) adalah ....
a. tidak boleh melakukan kekerasan
b. tidak boleh mencuri
c. tidak boleh melanggar peraturan
d. tidak boleh berbohong
e. tidak boleh berjiwa dengki
2. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah ....
a. nilai dasar dan nilai instrumental
b. nilai hukum dan nilai agama
c. nilai idealis dan nilai realitas
d. nilai ketuhanan dan kemanusiaan
3. Pernyataan yang bukan contoh perilaku konstitusional
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah ....
a. mengikuti pemilu secara jujur
b. melakukan demonstrasi secara anarkis
c. melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat
d. rela berkorban untuk kepentingan bangsa
e. menghormati pendapat orang lain
4. Sikap positif yang tidak terkandung dalam sila
ke-5 adalah ....
a. menghargai hasil karya orang lain
b. melaksanakan hidup sederhana
c. menerapkan keadilan bagi sesama
d. mengupayakan kesejahteraan rakyat
e. menyayangi sesama manusia
5. Pandangan mendasar dari para ilmuwan tentang apa
yang menjadi pokok persoalan suatu cabang ilmu pengetahuan adalah ....
a. teori
b. pendapat
c. ideologi
d. paradigma
e. opini
6. Istilah Pancasila dikenal sejak zaman kerajaan ....
a. Majapahit
b. Kutai
c. Sriwijaya
d. Mataram
e. Tarumanegara
7. Istilah Pancasila terdapat dalam buku ....
a. Negara Kertagama dan Prapanca
b. Prapanca dan Tantular
c. Negara Kertagama dan Sutasoma
d. Sutasoma dan Tantular
e. Prapanca dan Negara Kertagama
8. Arti kata dari Pancasila adalah ....
a. lima dasar
b. lima asas
c. lima sila
d. berbatu sendi yang lima
e. lima prinsip
9. Kata Pancasila berasal dari bahasa ....
a. Indonesia
b. Belanda
c.Melayu
d. Palawa
e. Sanskerta
10. Istilah Pancasila pertama kali muncul ketika
diusulkan oleh Soekarno pada tanggal ....
a.11 Juni 1945
b. 1 Juni 1945
c. 30 Mei 1945
d. 29 Mei 1945
e. 10 Juni 1945
11. Tanggal 1 Juni dieringati sebagai ....
a. Hari Kebangkitan Nasional
b. Hari Tentara Nasional
c. Hari Lahirnya Pancasila
d. Hari Proklamasi
e. Hari Bhayangkara
12. Tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengesahkan ....
a. Pancasila dan UUD 1945
b. Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945
c. Pancasila
d. UUD 1945
e. Pembukaan UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945
13. Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 pada ....
a. alinea I
b. alinea II
c. alinea III
d. alinea IV
e. alinea V
14. Pernyataan yang bukan merupakan penyebutkan untuk Pancasila adalah ....
a. Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia
b. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia
c. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
d. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia
e. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia
15. Pada hakikatnya Pancasila hanya memiliki dua
pengertian, yaitu ....
a. sebagai pandangan hidup dan kepribadian hidup
b. sebagai ideologi bangsa dan tujuan bangsa
c. sebagai cita-cita bangsa dan dasar negara
d. sebagai perjanjian luhur dan sumber hukum
e. sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
16. Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup
hidup bangsa Indonesia sering disebut juga, kecuali ....
a. weltanschauung
b. wereldbeschouwing
c. wereld en levens beschouwing
d. way of life
e. philoophische grondslag
17. Sila kedua dalam Pancasila dilambangkan dengan ....
a. pohon beringin
b. rantai
c. padi dan kapas
d. kepala banteng
e. bintang
18. Pancasila pada hakikatnya sebagai sumber hukum
nasional tertuang dalam ....
a. Ketetapan MPR No. III/MPR/1945
b. Ketetapan MPR No. I/MPR/2000
c. Ketetapan MPR No. I/MPR/1945
d. Ketetapan MPR No. III/MPR/2000
e. Ketetapan MPR No. II/MPR/2000
19. Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan
merupakan pengertian Pancasila yang bersifat ....
a. sosiologis
b. yuridis
c. etis
d. sosialis
e. filosofis
20. Pancasila dikatakan sebagai ideologi terbuka karena
....
a. Pancasila mengandung nilai-nilai ideologi
b. Pancasila merupakan dasar negara seluruh rakyat
c. Pancasila mengandung nilai-nilai dinamis
d. Pancasila memiliki nilai dasar dan nilai instrumental
e. Pancasila merupakan nilai
dasar yang abadi dan tidak boleh diubah
21. Contoh bentuk nilai instrumntal adalah ....
a. undang-undang dan ketetapan MPR
b. keputusan Presiden dan peraturan daerah
c. peraturan perundang-undangan dan keputusan Presiden
d. ketetapan MPR dan persetujuan DPR
e. kebijakan pemerintah dan peraturan perundang-undangan
22. Menurut Alfian, nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila mengandung 3 dimensi, yaitu ....
a. realitas, idealitas, etis
b. idealitas, filosofis, fleksibilitas
c. sosialis, idealitas, realitas
d. realitas, idealitas, fleksibilitas
e. filosofis, etis, realitas
23. Pengertian dimensi idealitas adalah ....
a. ideologi yang meiliki keluwesan dalam nilai-nilai dasarnya
b. ideologi yang mengandung cita-cita yang ingin dicapai
c. ideologi yang bersumber dari nilai-nilai riil
d. ideologi yang menggambarkan suasana kehidupan yang ideal
e. ideologi yang dapat dikembangkan dan disesuaikan dengan
tuntutan perubahan
24. Nilai-nilai dasar yang tidak terkandung dalam
Pancasila adalah ....
a. nilai persatuan
b. nilai ketuhanan
c. nilai keadilan
d. nilai kemanusiaan
e. nilai kebijaksanaan
25. Nilai dasar yang mengandung makna pengertin dari
demokrasi adalah ....
a. nilai kebijaksanaan
b. nilai keadilan
c. nilai kerakyatan
d. nilai kemanusiaan
e. nilai persatuan
26. Penjabaran dari nilai-nilai dasar Pancasila disebut
....
a. nilai instrumental
b. nilai kesatuan
c. nilai pembangun
d. nilai gabungan
e. nilai transisi
27. Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif
menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan di
Indonesia merupakan makna dari ....
a. Pancasila sebagai dasar negara
b. Pancasila sebagai ideologi bangsa
c. Pancasila sebagai sumber hukum nasional
d. Pancasila sebagai paradigma
e. Pancasila sebagai acuan aspek
pembangunan
28. Pancasila menjadi paradigma dalam pembangunan pada lima
bidang, kecuali ....
a. politik
b. pendidikan
c. sosial budaya
d. pertahanan keamanan
e. ekonomi
29. Perilaku yang senantiasa berdasar pada aturan
penyelenggaraan bernegara yang tertuang dalam UUD 1945 disebut ....
a. perilaku positif terhadap nilai-nilai UUD 1945
b. perilaku positif terhadap ideologi negara
c. perilaku sosialis
d. perilaku normatif
e. perilaku konstitusional
30. Sesuai dengan
Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila yang tercantum pada Tap MPR No. II/MPR/1978, pengamalan Pancasila terdiri dari ….
a. 45 butir
b. 50 butir
c. 35 butir
d. 56 butir
e. 40 butir
31. Pancasila
ditetapkan bersama-sama dengan UUD 1945 paa tanggal ....
a. 17 Agustus 1945
b. 18 Agustus 1946
c. 19 Agustus 1945
d. 18 Agustus 1945
e. 17 Agustus 1946
32. Tokoh perumus Pancasila yang berpidato dalam sidang
BPUPKI tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 adalah ....
a. Mr Moh. Yamin dan Moh. Hatta
b. Ir Soekarno
dan Moh. Hatta
c. Prof Mr
Soepomo dan Ki Hajar Dewantara
d. Mr Moh. Yamin
dan Suwardi Suryanigrat
e. Ir Soekarno
dan Mr Moh. Yamin
33. Pembangunan pertahanan keamanan dilakukan dengan
mengikutsertakan seluruh komponen bangsa, yaitu ....
a. seluruh warga negara Indonesia
b. TNI, Polri dan rakyat
c. ABRI
d. TNI dan Polri
e. DPR dan MPR
34. Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan termasuk sikap
positif terhadap sila ke-....
a.
I
d. IV
b.
II
e. V
c. III
Tidak ada komentar:
Posting Komentar